Sabtu, 29 Juni 2019

DUOLINGO

Anda ingin belajar banyak bahasa dan menjadi seorang polyglot ? Aplikasi ini dapat membantu anda untuk mencapai tujuan anda tersebut.

Nama aplikasinya adalah duolingo

Aplikasi ini gratis (berbayar jika anda ingin menghilangkan iklan saat anda menggunakan aplikasi ini.). Selain itu, pilihan bahasa yang dapat dipelajari juga banyak. Selain itu, aplikasi ini kerap kali mengingatkan kita untuk belajar tiap harinya. Design dari aplikasi ini cukup rapi.

Saya sendiri sedang belajar beberapa bahsa menggunakan aplikasi ini. Menurut saya, sebagai pengguna aplikasi ini, duolingo menyediakan media untuk belajar bahasa mulai dari basic. Aplikasi ini lebih digunakan untuk belajar kosakata. Sayangnya, media untuk mempelajari grammar secara lebih terincinya belum tersedia. Kita harus mencari sumber lain untuk mempelajari grammar. Dari sana, saya menggunakan aplikasi ini untuk 1. Menghafal kosa kata dan 2. Mempelajari cara pelafalan.

Jika teman – teman ingin berkenalan dengan sebuah Bahasa dari awal, aplikasi ini dapat teman – teman gunakan.

Semoga artikel saya kali ini bermanfaat dan dapat membantu teman – teman untuk belajar lebih banyak lagi. Selamat belajar !

Sabtu, 22 Juni 2019

Bermain Sambil Belajar dengan Clinical Sense


                Beberapa waktu yang lalu, saya mencoba mendownload aplikasi yang bernama ‘Clinical Sense’. Aplikasi ini seperti bermain game, tetapi di dalamnya kita belajar menjadi seorang dokter. Game ini bukan seperti surgeon simulator yang menurut saya lebih ke nuansa game daripada pembelajarannya. Aplikasi ini seperti game simulator percakapan. Nantinya, ada beberapa pilihan percakapan yang harus kita pilih untuk menentukan cerita selanjutnya.
                Bagusnya aplikasi ini adalah dia dapat menjelaskan jika pilihan kita salah. Juga, aplikasi mencantumkan referensi lanjut yang dapat kita baca jika ingin belajar lebih lanjut.
                Saat ini sudah tersedia banyak scenario. Mulai dari penyakit yang cakupannya kehamilan, anak, dewasa, hingga geriatri. Teman – teman yang tertarik dibidang medis bisa mencoba aplikasi ini. Selamat belajar dan mencoba !

Sabtu, 15 Juni 2019

Belajar Dari Game


Jika ada yang berpendapat bahwa bermain game adalah kegiatan yang membuang – buang waktu, menurut saya, kalimat itu belumlah lengkap. Bermain game adalah kegiatan yang membuang – buang waktu jika kita sama sekali tidak mendapatkan pelajaran sesuatu dari kegiatan tersebut.

Saya sendiri adalah seorang gamer. Sampai sekarang pun, saya masih bermain game di sela- sela waktu senggang saya. Sebagai contoh, saya bermain PUBG saat ini. Yang saya pelajari dari game tersebut adalah 1. Bahasa Inggris, 2. Saya jadi tahu jenis-jenis senjata, 3. Saya belajar kerja sama dengan teman se tim dan cara berkomunikasi yang baik.

Game – game terdahulu juga mengajarkan banyak hal. Sebagai contoh, game pokemon mengajarkan saya bahwa semakin banyak berlatih, maka kemampuan atau skill kita akan semakin bertambah. Tetapi, konsekuensinya juga, jika kita mengasah salah satu skill dengan sangat pesat, kita harus rela salah satu skill kita yang lain dapat berkurang kemampuannya atau bahkan terlupakan. Di game harvestmoon, selain belajar Bahasa inggris, saya juga belajar bagaimana mengatur keuangan. Pengeluaran tidak boleh lebih dari pendapatan dan kita harus mengatur strategi untuk menabung dan membeli sesuatu yang dapat menghasilkan uang lebih banyak lagi (contoh dalam game ini membeli sapi). Game harvestmoon juga mengajarkan bahwa kerja keras dibutuhkan untuk menjadi sukses (menggali tanah untuk mendapatkan emas, perak, untuk upgrade alat perkebunan), dan game ini mengajarkan bahwa kesehatan adalah hal yang penting (jarang – jarang lho, ada game yang mengajarkan tentang hal ini pada zamain itu. )

Game lainnya yang dapat diambil manfaatnya adalah game Dance – Dance Revolution. Game itu memancing saya untuk olahraga. Game seperti school tycoon dan zoo tycoon juga mengajarkan saya bahwa menata dan membangun sekolah dan kebun binatang itu tidak mudah ( kita harus memikirkan perawatan gedung, hewan, gaji pegawai, pengeluaran pembangunan, dll ).

Jadi, jika ada yang mengatakan bahwa bermain game adalah kegiatan yang 100% merugikan, pernyataan itu adalah pernyataan yang kurang bijaksana. Bermain game memang dapat merugikan jika kita tidak belajar sesuatu dari game tersebut.  Juga, jika kita berlebihan menghabiskan waktu hanya dengan bermain game (misalnya melupakan makan, mandi, dan kegiatan belajar di sekolah, hingga kesehatan), adalah hal yang kurang tepat juga.

Saya pun menyimpulkan secara umum, bahwa, setiap kegiatan yang kita lakukan haruslah yang ada manfaatnya bagi kita dan kita dapat belajar sesuatu dari kegiatan tersebut. Dan juga, suatu kegiatan itu haruslah memikirkan bahwa manfaat yang didapat lebih besar dari kerugian.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi teman – teman semua.

Jumat, 25 Agustus 2017

Ingin Bertanya ?

Halo teman - teman semua :)

  Jika teman - teman memiliki pertanyaan seputar soal - soal yang bingung cara mengerjakannya bagaimana, teman - teman bisa bertanya ke blog ini (lihat di bagian 'Ingin Bertanya' di sisi kanan blog) :)

  Soal - soal yang bisa saya bantu :

- SD : matematika, IPA
- SMP : matematika, fisika, kimia, biologi
- SMA : matematika, fisika, kimia biologi

  Tentang biaya, GRATIS. :) Tetapi tentunya maafkan saya jika meresponnya tidak cepat dikarenakan saya juga membagi waktu dengan kuliah saya :). Saya berusaha untuk membantu sebisa saya. Di sesi 'Ingin Bertanya' ini tentunya kita sama - sama belajar. Saya pun masih ingin mengulang pelajaran yang ada dengan membantu teman - teman mengerjakan soal - soal di bidang yang tertulis di atas. 

Terima kasih dan Selamat belajar :)

Kamis, 09 Juni 2016

1# - Biostatistic

*Teman - teman, kalau saya ada yang keliru / kurang tepat dalam penyampaiannya, tolong beritahu saya ya, agar saya bisa memperbaikinya :) Karena saya juga sambil belajar ^^

Terima kasih :)


--------------------

Tentang Populasi dan Sampel

- Apa itu populasi ? Populasi adalah seluruh orang di suatu daerah yang ingin kita ketahui suatu kondisinya.

- Apa itu sampel ? Sampel adalah orang - orang dari populasi yang kita gunakan dalam penelitian agar kita bisa tahu kondisi apa yang terjadi di populasi.

Mengapa kita memakai sampel ? Simplenya, populasi itu banyak banget. Jadi kita memilih 'wakil' dari populasi tersebut untuk diteliti dan dianalisa.

Contohnya :
Populasi : seluruh warga Indonesia.
Sample : 100 orang dari pulau Sumatera, 100 orang dari pulau Jawa, 100 orang dari pulau Kalimantan, 100 orang dari pulau Sulawesi, 100 orang dari pulau Bali, 100 orang dari pulau Papua. --> 600 sampel.

---------------------

Tentang Data

- Apa itu data ? Data adalah nilai dilihat dari sebuah variabel
Contoh :
Variabel-nya : Jenis kelamin.
Data-nya : Perempuan

Data itu terbagi ke dua jenis. Ada categorical data dan numerical data.
Categorical data terbagi lagi menjadi 2, ada nominal dan ordinal.
Numerical data juga terbagi lagi menjadi 2, ada discrete dan continous.

- Apa itu categorical data ? Categorical data adalah data yang dikategorikan dan tidak mempunyai satuan ( qualitative ).
Contoh : Jenis Kelamin ( perempuan / laki - laki ), Golongan darah ( A, B, O, AB ), Tingkat keparahan ( ringan, sedang, parah )

- Apa itu data nominal ? Data nominal adalah data yang antar golongannya / kategorinya tidak ada yang lebih tinggi / lebih rendah satu sama lain.
Contoh : Golongan darah. Tidak adakan, kalau golongan darah A lebih tinggi dari golongan darah B ? :)

- Apa itu data ordinal ? Data ordinal adalah data yang antar golongannya / kategorinya ada tingkatan,
Contoh : Tingkat keparahan. Ringan lebih rendah daripada Sedang.

- Apa itu data numerical ? Data Numeric adalah data yang yang disajikan dalam bentuk angka ( quantitative )
Contoh : Tinggi, berat badan, jumlah kasus.

- Apa itu data discrete ? Data discrete adalah data yang bilangannya bulat.
Contoh : Jumlah kasus 5. ( tidak ada kan, jumlah kasus 5.25 ? hehehe )

- Apa itu data continous ? Data continuous adalah data yang bilangannya tidak bulat / berlanjut.
Contoh : Tinggi badan. Ada yang 151 cm, ada yang 151,23 cm, ada yang 151,24 cm, ada yang 152 cm.

Diagram Data

Rabu, 01 Juni 2016

Perbedaan Penelitian Eksperimental dan Analitik

Halo teman - teman semua :)

Saya mencoba untuk menuliskan perbedaan dari penelitian eksperimental dan analitik. Jika ada yang kurang / masih salah, mohon diberitahu ya :D

Perbedaan dari penelitian eksperimental dan analitik adalah pada peneliti dan intervesi.

Jika peneliti yang melakukan intervensi, berarti itu penelitian eksperimental
Jika bukan peneliti yang melakukan intervensi ( contoh : lingkungan ), berarti itu penelitian analitik.

------
Reference : Budiarto, Eko.2004.Metodologi Penelitian Kedokteran Sebuah Pengantar.Jakarta : EGC.

Macam – macam rancangan penelitian / research design

Macam – macam rancangan penelitian / research design:

1. Berdasarkan Tujuan:
- Penelitian Eksploratif
- Penelitian Deskriptif
- Penelitian Analitik ( prospektif dan retrospektif )
- Penelitian Experimental

2. Berdasarkan pendekatan :
- Cross sectional
- Longitudinal

3. Keterlibatan peneliti :
- Observational
- Intervensional

4. Lokasi penelitian :
- Klini ( clinical trial )
- Lapangan ( field trial )

-------
Reference : Budiarto, Eko.2004.Metodologi Penelitian Kedokteran Sebuah Pengantar.Jakarta : EGC. ( hal. 14 )